Pengalaman Selama Menjalani Masa Live In
Pembaca yang terkasih, diawal tahun 2012, kami diijinkan oleh Biara untuk menjalani masa “Live In.” Suatu masa yang khusus untuk menjalani kehidupan diluar Komunitas biara, dengan tujuan untuk mulai belajar untuk mendidik dan mendampingi anak- anak dan orang muda; untuk lebih mengenal setiap orang yang kami jumpai yang berbeda dari segi Bahasa, Adat- Istiadat, Kebiasaan dan budaya yang berbeda pula.
Secara pribadi, aku merasa senang untuk menjalani masa “Live In.” Saya diterima sebagai seorang anggota keluarga. Kehadiran Saya di tempat tersebut membawa dampak bagi Saya secara Pribadi yakni; Saya belajar untuk lebih mengerti dan mendalami betapa hidup yang Tuhan berikan adalah Anugerah tersebar yang sangat berarti. Aku secara Pribadi menjadi bangga akan setiap anugerah dan talenta yang Tuhan berikan kepada ku, yang telah aku bagikan kepada mereka walaupun tak seberapa. Aku menjadi bangga bahwa, aku telah menjadi bagian dari hidup mereka. Tuhan trima kasih untuk semua yang telah Engkau berikan kepada ku, terutama lewat pengalaman ini.
Disaat aku hendak kembali ke Biara, aku mendengar sebuah Puisi dari seorang Oma yang sangat menyayangi ku. Ijinkanlah sekiranya aku untuk menuliskan Puisi tersebut dibawah ini :
Jika Tuhan Yang Telah
Menanam Pohon Tersebut
Pohon Itu tidak Akan
Pernah Mati dan Tidak
Dapat Dicabut Oleh Tangan- Tangan Jahat
Trima Kasih Kepada Semua Pembaca Yang Telah Dengan Rela Untuk Membaca Tulisan Ku Ini.
Sampai Jumpa,
Post. Agus, FICP

